

Musim panas 2026 menjadi panggung bagi Pharrell Williams untuk meredefinisi arti kemewahan di Louis Vuitton. Mengambil inspirasi dari perjalanannya ke India bersama tim desain LV, koleksi ini menyuguhkan siluet baru yang lebih longgar, kaya akan warna ungu indigo, dan detail penuh makna—dari bordiran batu hingga kain bermotif damier khas rumah mode ini. Lebih dari sekadar pertunjukan, ini adalah bentuk penghormatan pada budaya dan perjalanan.

Salah satu highlight terbesar adalah kembalinya motif dari kolaborasi Marc Jacobs di film The Darjeeling Limited, yang kini hadir dalam bentuk jaket vicuña, hoodie mink berpola piksel, serta tas dan denim dengan sentuhan ilustrasi satwa liar. Bahkan tas Speedy ikonik hadir dalam warna oranye dan biru pekat, lengkap dengan aksen logam yang mengingatkan pada trunk klasik LV. Semua ini membuktikan bahwa kekuatan utama Pharrell bukan pada gebrakan keras, melainkan pada kehalusan dan konsistensi dalam setiap elemen.

Dengan total 76 tampilan di runway dan kehadiran para bintang seperti Beyoncé dan Jay-Z, Louis Vuitton SS26 menunjukkan bahwa mode bisa tetap relevan, emosional, dan penuh cerita. Lewat pendekatan "travel-coded flex" yang dipelopori Pharrell, koleksi ini tidak hanya menampilkan pakaian, tapi juga perjalanan—baik secara literal maupun kreatif. Sebuah langkah berani di tengah medan licin industri mewah saat ini.

























