

Koleksi terbaru STUDIOMORAL bertajuk “everything / everyday” menandai debut mereka di panggung Vietnam International Fashion Week 2025. Lewat siluet longgar, palet warna netral, dan pendekatan desain yang fungsional namun puitis, duo desainer Andandika Surasetja dan Radhitio Anindhito menghadirkan koleksi yang tidak mengejar tren sesaat, melainkan menawarkan pakaian yang hidup bersama pemakainya.

Tanpa perlu gimmick atau slogan besar soal fashion genderless, koleksi ini menunjukkan keberanian dalam kesenyapan. Kemeja longgar yang dipadukan dengan luaran modular, rok yang disandingkan dengan tailoring maskulin, serta permainan layering yang cerdas menjadi bukti bahwa pakaian bisa terasa personal dan progresif sekaligus. Pilihan warna seperti sage, abu terang, biru pudar, hingga merah muda pucat mencerminkan lanskap urban Asia Tenggara—tenang tapi penuh karakter.

Namun di balik kekuatan naratif dan kepekaan desainnya, koleksi ini tak luput dari risiko repetisi. Beberapa siluet terasa terlalu seragam, dan minimnya eksplorasi aksesori membuat beberapa tampilan kehilangan momentum. Meski begitu, “everything / everyday” tetap menjadi penegasan DNA STUDIOMORAL: pakaian yang tidak hanya dipakai, tetapi ikut hidup dan bergerak bersama mereka yang mengenakannya.


